PENGORBANAN
Di sebuah kota, seorang pria yang bekerja di perusahaan kecil sedang
jatuh cinta terhadap seorang wanita yang juga bekerja di perusahaan
tersebut. Dengan romantisme yang tinggi, pria ini menyatakan cintanya
dengan melipat seribu burung bangau menggunakan kertas berwarna-warni
sebagai hadiah. Tidak salah jika wanita ini juga sangat bahagia dengan
hadiah tersebut, dan dengan senang hati dia menerima cintanya itu.
Seiring waktu berjalan, mereka menghabiskan waktu demi waktu di
perusahaan kecil tersebut. Hubungan mereka tidak direstui oleh orang tua
wanita karena masa depan si pria tidak terlihat cerah melihatnya satu
kantor dengan anaknya di perusahaan kecil tersebut. Suatu hari si wanita
berkata “Kamu harus mulai berubah, kamu harus menjadi orang yang
berhasil. Akupun akan mulai mencari hidup baru dan pergi ke Jerman untuk
sekolah disana. Dan kita tidak akan pernah bertemu lagi karena aku akan
menetap disana untuk selamanya”. Si pria sedih karena kekasihnya akan
pergi ke luar negeri meninggalkannya. Dan mereka berdua memutuskan untuk
memulai hidupnya masing-masing. “Ingatlah, kamu harus bisa menjadi
orang sukses jika kamu mencintaiku, kelak orang tuaku mungkin akan
menjemputku kembali dari Jerman apabila kamu sudah menjadi orang yang
sangat sukses”. Mendengar perkataan tersebut si pria kembali bangkit dan
tidak bersedih lagi.
Waktu berlalu dan si wanita-pun telah pergi meninggalkan pria
tersebut. Pria tersebut selalu mengingat apa yang dikatakan oleh mantan
kekasihnya itu, dan dia mulai bekerja keras untuk menjadi seseorang yang
sukses. Setiap hari dia bekerja dan mulai bisa membuat bisnis sendiri.
Singkat waktu, akhirnya si pria telah menjadi seseorang yang sangat
sukses. Dia sudah memiliki mobil, rumah mewah, motor gede, dan lain
sebagainya. Namun didalam hatinya dia selalu teringat kata-kata mantan
pacarnya yang kini telah pergi ke Jerman. Dalam hati pria tersebut
“Untuk apa semua kekayaan ini? Aku mendapatkan semua ini karena dia yang
telah pergi dariku karena orang tuanya yang gila kekayaan”. Rasa sedih,
kesal, dan benci ada didalam hati pria tersebut.
Suatu hari saat hujan sedang turun cukup deras, si pria sedang
berjalan dengan menggunakan mobilnya. Tiba-tiba dia melihat dua orang
tua yang sedang berbagi payung dan meskipun demikian tetap saja kedua
orang tua tersebut kebasahan karena hujan yang sangat deras. Setelah
dilihat ternyata kedua orang tua tersebut adalah orang tua mantan
pacarnya yang dulu tidak merestui hubungan mereka. Tanpa kompromi pria
tersebut langsung menghampiri orang tua itu dengan menggunakan mobil
mewahnya agar mereka tahu bahwa sekarang dia sudah menjadi orang yang
sukses. Dia meminta untuk menjemput anaknya kembali dan memohon restu
kepada orang tua tersebut. Tetapi orang tua tersebut tidak berkata
apapun, dia hanya menangis dan menuntun si pria ke TPU.
Terlihat dari
kejauhan sebuah nisan yang disampingnya penuh dengan warna warni lipatan
kertas burung bangau, semakin dekat terlihat sebuah foto wanita, dan
setelah sampai di kuburan tersebut ternyata foto tersebut adalah foto
mantan pacarnya yang dia cintai saat dia masih bekerja bersamanya.
Fotonya tersenyum, dan si pria tidak bisa berkata apa-apa. Ibu dari
orang tua tersebut berkata “Sebenarnya anakku tidak pergi ke Jerman, dia
terkena penyakit kangker ganas yang sudah stadium akhir. Diat tidak
ingin engkau bersedih dan tidak fokus meraih mimpi sebagai orang sukses,
karenanya dia berbohong akan meninggalkanmu. Setelah mengetahui kapan
ajalnya akan tiba, dia berkata kepada ibu agar menyimpan seribu lipatan
kertas burung bangau ini di makamnya”. Mendengar hal tersebut si pria
langsung menangis dan memeluk foto kekasihnya itu yang sekarang sudah
tiada.
Cerita Cinta Sedih
Cerita cinta sedih diatas sangat mengharukan bukan? Pada
akhirnya si pria mengerti betapa kekasihnya itu sangat mencintai dirinya
meskipun dengan cara berbohong. Semoga selalu ada cinta di dalam diri
kita semua. Banyak pelajaran yang terkandung dalam cerita cinta diatas.
Ambil sisi positifnya, dan buang negatifnya. Di akhir kalimat saya
ucapkan terima kasih sudah singgah di artikel tentang cerita cinta sedih banget bikin nangis tapi romantis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar